5 Tips Mengatasi Perut Kembung Saat Menstruasi

5 Tips Mengatasi Perut Kembung Saat Menstruasi

Perut kembung adalah gejala awal menstruasi yang umum dialami banyak wanita. Anda mungkin merasa bahwa berat badan Anda bertambah atau perut atau bagian lain dari tubuh Anda kencang atau bengkak.

Perut kembung umumnya terjadi jauh sebelum menstruasi Anda dimulai dan akan hilang setelah Anda mengalami menstruasi selama beberapa hari. Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya mencegah perut kembung, tetapi ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat Anda coba untuk menguranginya. Berikut beberapa cara untuk mengurangi kembung saat menstruasi:

  1. Diet rendah sodium. Konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak
  2. minum banyak air
  3. Hindari kafein dan alkohol
  4. Batasi makanan olahan
  5. berolahraga secara teratur
  6. Jika kembung parah atau mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda, konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Anda mengobati dan mencegah kembung pada siklus menstruasi?

Meskipun tidak ada obat yang cocok untuk maslah ini, beberapa modifikasi gaya hidup dapat mengurangi perut kembung sebelum dan selama periode menstruasi Anda.

  1. Makan makanan yang tepat
    Anda harus menghindari makan terlalu banyak garam. Bagaimana Anda tahu bahwa diet Anda tinggi garam? The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi asupan garam harian Anda tidak lebih dari 2.300 mg. Makanan olahan mengandung banyak garam serta bahan lain yang mungkin tidak sehat untuk Anda. Sebaliknya, fokuslah pada makan buah dan sayuran, serta makanan sehat lainnya seperti biji-bijian, protein tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  2. Perbanyak minum air putih
    Pastikan untuk minum banyak air pada hari-hari menjelang menstruasi Anda. Selalu bawa botol air kemanapun Anda pergi dan isilah beberapa kali sehari. Tidak ada rekomendasi tentang berapa banyak air yang harus diminum setiap hari. Jumlahnya bervariasi antara satu orang dengan lainnya dan tergantung pada lingkungan, kesehatan pribadi, dan faktor lainnya. Aturan praktis yang baik adalah minum setidaknya delapan gelas air per hari.
  3. Hindari alkohol dan kafein
    Para ahli percaya bahwa alkohol dan kafein berkontribusi terhadap kembung dan gejala lain dari sindrom pramenstruasi (PMS). Alih-alih minuman ini, minumlah lebih banyak air. Jika Anda kesulitan melewatkan secangkir kopi pagi Anda, cobalah menggantinya dengan minuman berkafein rendah, seperti teh, atau menukar kopi berkafein dengan yang tidak berkafein.
  4. Berolahraga secara teratur
    Olahraga teratur adalah kunci untuk mengurangi gejala PMS. Para ahli menyarankan agar Anda melakukan salah satu dari berikut ini:
    -Beberapa jam melakukan aktivitas fisik sedang per minggu
    -Satu jam atau lebih aktivitas berat per minggu
    -Kombinasi dari tingkat aktivitas ini
    -Untuk rencana kebugaran yang sempurna, tambahkan beberapa latihan pembentukan otot beberapa kali seminggu.
  5.  Konsultasi dengan dokter
    Jika pengobatan rumahan tidak mengurangi kembung sebelum dan selama periode Anda, Anda mungkin perlu konsultasi dengan dokter Anda tentang perawatan lain. Dokter Anda mungkin meresepkan obat-obatan untuk meredakan kembung yang parah.

Kapan kembung menstruasi terjadi?

Anda mungkin akan merasa kembung sebelum menstruasi dimulai. Kembung adalah gejala yang sangat umum dari sindrom pramenstruasi. Gejala PMS dapat dimulai satu atau dua minggu sebelum menstruasi dimulai. Perut kembung dapat terjadi setiap bulan saat menstruasi, kadang-kadang, atau tidak sama sekali. Anda juga dapat merasa perut kembung setelah periode menstruasi Anda dimulai atau beberapa hari setelah selesai menstruasi.

Anda mungkin memiliki gejala PMS lainnya. Kongres Ahli Obstetri dan Ginekologi Amerika melaporkan bahwa hingga 85 persen wanita melaporkan gejala fisik yang terkait dengan PMS. Selain kembung, gejala umum lainnya meliputi:

  1. Kram
  2. Mengidam makanan
  3. Murung, atau suasana hati tidak baik
  4. jerawat
  5. kelelahan

Gejala Anda juga dapat berubah dari bulan ke bulan atau seiring bertambahnya usia.

Mengapa siklus menstruasi menyebabkan kembung?

Jawaban singkatnya adalah hormon. PMS terjadi selama fase luteal dari siklus menstruasi. Saat itulah hormon estrogen dan progesteron berfluktuasi. Ini juga terjadi ketika lapisan rahim menebal. Jika Anda hamil, sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim yang menebal. Jika Anda tidak hamil, lapisan yang lebih tebal meninggalkan tubuh Anda, dan Anda mengalami menstruasi.

Hormon mungkin bukan satu-satunya penyebab gejala fisik pramenstruasi. Penyebab lain dari gejala Anda mungkin berhubungan dengan:

  1. gen Anda
  2. Jenis dan jumlah vitamin dan mineral yang Anda konsumsi
  3. Diet Anda, terutama jika tinggi garam
  4. Jumlah minuman dan makanan mengandung kafein atau alkohol yang Anda konsumsi

Kapan Anda harus ke dokter?

Anda harus berbicara dengan dokter Anda jika kembung Anda:

  1. Tidak hilang setelah haid
  2. Cukup parah untuk mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda
  3. Kembung parah mungkin merupakan tanda kondisi medis yang memerlukan perawatan.

Kesimpulan

Kembung ringan hingga sedang yang dimulai sebelum menstruasi dan menghilang segera setelah menstruasi umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika Anda mengalami kembung parah yang mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, bicarakan dengan dokter Anda.

Sumber: www.healthline.com