6 Cara Menjauhkan Anak dari Efek Berbahaya Ponsel

6 Cara Menjauhkan Anak dari Efek Berbahaya Ponsel
6 Cara Menjauhkan Anak dari Efek Berbahaya Ponsel

Pada tanggal 23 Februari 2021, warga dihebohkan dengan meninggalnya RTS, anak berusia 12 tahun yang berasal dari Desa Salamjaya, Pabuaran, Subang. Keluarga menyebut jika RTS didiagnosa mengalami gangguan saraf akibat kecanduan game online. RTS mengalami sakit kepala, tangan dan kaki yang sulit untuk digerakkan sebelum akhirnya meninggal di RS Siloam Purwakarta.

Hal ini telah membawa kita berhadapan langsung dengan fakta bahwa beberapa anak kecil sangat bergantung pada ponsel sehingga mereka tidak dapat melepaskannya bahkan untuk beberapa menit.

Banyak orang tua sekarang bertanya-tanya:

“Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah anak saya menggunakan ponsel secara berlebihan?”
“Bagaimana saya bisa menjauhkan anak saya dari ponsel?”
“Bagaimana saya bisa mencegah anak saya menjadi pecandu ponsel?”

Sementara masalah tersebut menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia, solusinya tersembunyi di depan mata. Berikut adalah beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menjauhkan anak Anda dari ponsel.

Efek negatif dari ponsel

Sebagai orang tua, Anda harus mewaspadai dampak buruk ponsel pada anak. Berikut daftar efek samping penggunaan ponsel berlebihan pada anak:

  1. Masalah perilaku
  2. Kecanduan gadget
  3. Depresi
  4. Gangguan tidur
  5. Kegemukan
  6. Masalah penglihatan dan pendengaran
  7. Masalah sistem saraf

Selain daftar di atas, smartphone memiliki efek negatif yaitu paparan gelombang elektromagnetik dan radiasi yang berbahaya.

Bagaimana mengatur penggunaan ponsel bagi anak?

  1. Ajak anak Anda bermain di luar rumah
    Dengan semakin sempitnya ruang bermain, semakin banyak anak yang terpaksa tinggal di dalam rumah. Akibatnya, anak-anak menghabiskan waktu mereka bermain dengan permainan. Beberapa juga terpikat dengan gadget seperti smartphone, yang juga berfungsi ganda sebagai perangkat hiburan. Untuk mencegah hal ini terjadi, bawa anak Anda ke taman atau ke taman bermain terdekat untuk menghabiskan waktu berlari dan bermain. Jika itu tidak tersedia, daftarkan dia ke gym terdekat, atau ajak dia jalan-jalan untuk menjelajahi keindahan alam. Kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan dapat memicu rasa ingin tahunya dan menangkap imajinasinya.
  2. Pembatasan penggunaan
    Karena smartphone sekarang menjadi bagian integral dari kehidupan kita, sulit untuk menjauhkannya dari anak-anak. Cepat atau lambat, anak Anda mungkin mulai menggunakan ponsel Anda, tetapi Anda tidak ingin dia kecanduan dengan perangkat tersebut. Oleh karena itu, buatlah anak Anda mengerti bahwa ia dapat menggunakan smartphone asalkan Anda telah membahas aturan mengenai penggunaannya. Hindari penggunaannya selama waktu makan, jam sekolah, waktu tidur, atau saat waktunya untuk pergi keluar dan bermain.
  3. Ajak anak untuk mengobrol
    Warna-warna cerah dan animasi pada layar ponsel cerdas terlihat menarik bagi anak-anak. Bicaralah dengan anak Anda tentang apa yang anak suka tonton. Mintalah mereka menggambarkan karakter dan menghubungkan cerita. Saat tiba waktunya untuk mematikan telepon, perluas pengalaman dengan membuat cerita.
  4. Tetapkan kata sandi
    Anda tidak selalu bisa berada di dekat anak Anda untuk mencegahnya menggunakan ponsel. Terapkan kata sandi di ponsel Anda sehingga anak Anda tidak dapat menggunakannya saat Anda pergi.
  5. Jadilah teladan yang baik
    Banyak orang tua menghabiskan banyak waktu di smartphone mereka. Dalam kasus seperti itu, memberi tahu anak-anak untuk tidak menggunakan ponsel mungkin tidak membantu, karena mereka pasti akan mengikuti jejak orang tua mereka. Jadi, jadilah panutan yang baik untuk anak Anda dengan membatasi penggunaan ponsel Anda. Namun, jika pekerjaan Anda membutuhkan penggunaan ponsel yang tinggi, jelaskan hal ini kepada anak Anda.
  6. Jalin interaksi dengan anak Anda
    Meskipun kebanyakan orang tua menjalani kehidupan yang sangat sibuk, penting untuk meluangkan waktu berkomunikasi dengan anak-anak. Bermain catur atau melibatkan anak dengan Anda dalam kegiatan seperti memasak atau berkebun akan membuatnya merasa dihargai dan berguna. Dengan demikian, Anda akan berhenti menggunakan smartphone Anda. Anda juga dapat mendorong anak Anda untuk menekuni hobi seperti melakukan eksperimen sains sederhana, mendengarkan musik, membaca, menulis cerita, melukis atau menggambar.

Selain mengikuti tips di atas untuk menjauhkan anak Anda dari ponsel, Anda juga dapat melakukan hal berikut untuk melindunginya dari efek berbahaya radiasi ponsel.

Cara melindungi anak dati efek radiasi ponsel

  1. Beli Ponsel dengan Tingkat Radiasi Rendah
    Dengan penggunaan smartphone yang tidak dapat dihindari, sebaiknya beli ponsel dengan nilai SAR rendah. Nilai SAR adalah jumlah radiasi yang diserap per kilogram jaringan tubuh. Anda dapat memeriksa nilai SAR ponsel Anda dengan menekan *#07#. Tingkat SAR maksimum yang diizinkan di India adalah 1,6 W/kg.
  2. Hindari penggunaan saat bepergian
    Jauhkan ponsel cerdas Anda dari anak Anda saat bepergian dengan kendaraan yang bergerak, seperti mobil, bus, atau kereta api. Ponsel di kendaraan yang bergerak terus mencari sinyal, dan dalam prosesnya, mereka memancarkan lebih banyak radiasi

Walaupun smartphone memang merupakan teknologi untuk memudahkan kehidupan manusia, namun kemudahan yang Anda dan anak Anda dapatkan tergantung dengan cara Anda mengelola gadget dengan baik. Jadi, simpan ponsel Anda dan habiskan waktu berkualitas bersama keluarga.

Sumber: www.parentcircle.com