Apa penyebab floaters (bintik-bintik kecil) yang mengapung di mata?

Floater adalah titik-titik kecil dan bayangan yang mengapung di penglihatan Anda.

Terkadang floater melewati mata Anda dan Anda bahkan tidak menyadarinya, karena otak Anda terprogram untuk menyesuaikan penglihatan Anda dengan perubahan lingkungan.

Teradang floater bisa sangat mengganggu. Titik dan garis yang melewati penglihatan Anda bisa membuat Anda sulit untuk fokus dan menyebabkan kebingungan, dan bagian lain penglihatan Anda bisa menjadi kabur jika Anda cemas dan fokus pada floaters.

Secara umum, Anda tidak perlu mengkhawatirkan floater meskipun mengganggu. Hal ini dapat disebabkan oleh kotoran yang mengapung di bola mata Anda.

Bola mata ditutupi dengan zat seperti jeli tampat puing-puing mengapung di atasnya, jadi mengapung di mata seharusnya tidak membahayakan Anda.

Apa yang akan mereka lakukan adalah memberikan bayangan pada retina Anda dengan menghalangi sebagian cahaya yang masuk ke mata Anda – inilah yang menyebabkan bintik hitam. Saat vitreous humor di tengah mata Anda menjadi lebih lembut, bagian luar “korteks” mulai menyusut.

Bagian kulit ini mengandung lebih banyak kolagen, dan kolagen akan menggumpal dan mengeras saat menyusut. Floaters yang Anda lihat adalah potongan kolagen yang mengapung di mata Anda. Hal ini umum terjadi pada  orang-orang berusia 60-an dan 70-an.

Floaters juga bisa menjadi gejala robekan retina. Pada saat separuh orang mencapai usia 50 tahun, cairan  vitreous telah terpisah dari retina.

Secara umum, ini baik-baik saja tetapi terkadang dapat menarik retina yang menyebabkan pembuluh darah di dalamnya pecah. Inilah yang disebut robekan retina. Potongan kecil darah dapat menyebabkan floaters di mata.

Floaters tidak selalu merupakan tanda robekan retina, tetapi jika Anda curiga Anda mungkin memilikinya, anda dapat berkonsultasi dengan dokter mata. Robekan retina membuat Anda berisiko mengalami ablasi retina, yaitu saat retina terpisah dari bagian mata lainnya.

Hal ini dapat membahayakan penglihatan Anda, tetapi sangat jarang dan hanya terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 orang.

“Pada sebagian besar kasus floater adalah bagian normal dari proses penuaan,” kata Daniel Hardman McCartney, penasihat klinis dari College of Optometrists.

Namun terkadang, peningkatan floaters yang tiba-tiba dapat menjadi tanda penyakit mata yang lebih serius seperti ablasi retinal. Jika Anda melihat peningkatan floaters, Anda harus segera pergi dokter mata.

“Dokter mata Anda akan dapat menilai penyebab floaters dan menentukan tindakan yang tepat pada mata anda .”

Sumber: independent.co.uk