Lakukan 6 Cara ini untuk Menjaga Kesehatan Mata Anda

1. Makan dengan baik
Kesehatan mata yang baik dimulai dengan makanan di piring Anda. Nutrisi seperti asam lemak omega-3, lutein, seng, dan vitamin C dan E dapat membantu menangkal masalah penglihatan terkait usia seperti degenerasi makula dan katarak. Berikut beberapa makanan yang baik untuk kesehatab mata anda:

-Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan collard greens
-Salmon, tuna, dan ikan berminyak lainnya
-Telur, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan sumber protein non-daging lainnya
-Jeruk, buah jeruk atau jus lainnya
-Tiram dan daging babi
-Diet seimbang juga membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Hal ini mengurangi kemungkinan berkembangnya obesitas dan penyakit terkait seperti diabetes tipe 2, yang merupakan penyebab utama kebutaan pada orang dewasa.

2. Berhenti merokok
Merokok membuat Anda lebih berisiko terkena katarak, kerusakan saraf optik, dan degenerasi makula, di antara banyak masalah medis lainnya. Jika Anda pernah mencoba menghentikan kebiasaan merokok, pertahankan. Semakin Anda mencoba berhenti merokok, semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil. Minta bantuan dokter Anda.

3. Kenakan Sunglasses
Kacamata dengan warna yang tepat membantu melindungi mata Anda dari sinar UV matahari. Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya katarak dan degenerasi makula. Pilih sunglasses yang dapat menghalangi 99% hingga 100% sinar UVA dan UVB. Lensa pelindung membantu melindungi mata Anda dari samping. Lensa terpolarisasi mengurangi silau saat mengemudi, tetapi tidak selalu memberikan perlindungan tambahan. Jika Anda memakai lensa kontak, beberapa di antaranya memberikan perlindungan UV. Sebaiknya gunakan kacamata hitam untuk lapisan ekstra.

4. Gunakan kacamata safety (Safety eyewear)
Jika Anda menggunakan bahan berbahaya atau terpapar oleh bahan berbahaya yang terbawa udara di tempat kerja atau di rumah, kenakan kacamata pengaman (safety eyewear)

Olahraga seperti hoki es, tenis, dan lacrosse juga bisa melukai mata. Gunakan pelindung mata. Helm dengan masker pelindung wajah atau kacamata olahraga dengan lensa polikarbonat akan melindungi mata Anda.

5. Alihkan pandangan dari layar komputer
Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan:
-Ketegangan mata
-Penglihatan kabur
-Kesulitan fokus pada jarak jauh
-Mata kering
-Sakit kepala
-Nyeri leher, punggung dan bahu

Untuk melindungi mata Anda, lakukan hal berikut:
-Pastikan resep kacamata atau kontak Anda mutakhir dan bagus untuk dilihat di layar komputer.
-Jika ketegangan mata Anda tidak hilang, bicarakan dengan dokter Anda tentang kacamata komputer.
-Gerakkan layar sehingga mata Anda sejajar dengan bagian atas layar. Ini memungkinkan Anda untuk melihat sedikit ke bawah di layar.
-Cobalah untuk menghindari silau dari jendela dan lampu. Gunakan layar anti-silau jika perlu.
-Pilih kursi yang nyaman dan suportif. Posisikan agar kaki Anda rata di lantai.
-Jika mata Anda kering, berkediplah lebih sering gunakan atau coba gunakan air mata buatan.
-Istirahatkan mata Anda setiap 20 menit. Lihat sejauh 20 kaki selama 20 detik. Bangunlah setidaknya setiap 2 jam dan istirahat selama 15 menit.

6. Kunjungi dokter mata secara teratur
Setiap orang membutuhkan pemeriksaan mata secara teratur, bahkan anak kecil. Hal ini dapat membantu melindungi penglihatan Anda dan memungkinkan Anda dapat melihat yang terbaik.

Pemeriksaan mata juga dapat mengungkap penyakit, seperti glaukoma, yang tidak memiliki gejala. Penting untuk menemukannya sejak dini, sehingga lebih mudah diobati.

Pemeriksaan mata komprehensif meliputi:
-Bicarakan tentang riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Anda
-Tes penglihatan untuk melihat apakah Anda rabun jauh, rabun dekat, astigmatik (kornea melengkung yang mengaburkan penglihatan) atau presbiopia (perubahan penglihatan terkait usia)
-Tes untuk melihat seberapa baik kedua mata Anda bekerja sama
-Tes tekanan saraf mata dan optik untuk memeriksa glaukoma
-Pemeriksaan eksternal dan mikroskopis pada mata Anda sebelum dan sesudah dilatasi

Anda mungkin juga memerlukan tes lain.

Sumber: webmd.com