Gunung Semeru Memuntahkan Awan Gas Dan Abu

 

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur melepaskan awan gas dan abu sejauh 4,5 kilometer pada Sabtu sore saat pihak berwenang memperingatkan kemungkinan aktivitas vulkanik yang berlanjut. Otoritas setempat melaporkan bahwa bulu terlepas dari Kawah Jongring Kaluko pada pukul 17:24. Waktu setempat dan tebing tenggara. Abu juga turun hujan di utara gunung berapi.

“Desa Sumber Mujur dan Curah Koboan [di Lumajang] berada di jalur awan panas,” kata Penjaga Lumajang Thoriqul Haq, Sabtu dalam sebuah pernyataan. Pihak berwenang memperingatkan warga yang tinggal di dua desa tersebut agar waspada terhadap berlanjutnya aktivitas vulkanik dan mengimbau masyarakat yang tinggal di DAS Korah Kobokan agar waspada terhadap kemungkinan “aliran lahar dingin” akibat curah hujan berintensitas tinggi dengan material vulkanik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mempertahankan tingkat kewaspadaan Semeru untuk waspada (waspada), yang merupakan tertinggi kedua dalam sistem peringatan empat tingkat di negara tersebut. Hingga Sabtu sore, pihak berwenang belum mencatat adanya korban jiwa akibat peningkatan aktivitas vulkanik tersebut. Gunung berapi tersebut meletus pada Desember 2020, memaksa pihak berwenang mengevakuasi sekitar 550 orang.

Gunung berapi lain di seluruh nusantara telah menunjukkan peningkatan aktivitas selama beberapa bulan terakhir. Gunung Ili Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur, meletus pada akhir November 2020, menyebabkan lebih dari 4.600 orang mengungsi dari rumah mereka untuk mencari keselamatan. Indonesia terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik dan memiliki 127 gunung berapi – 69 di antaranya aktif.

Sumber: https://www.thejakartapost.com/news/2021/01/16/mount-semeru-spews-clouds-of-gas-ash.html