Mengapa Keuangan Harus diatur?

JAKARTA, – Berbicara masalah individual finance, itu bukan permasalahan berapa besar penghasilan bulanan kita. Sebab hal tersebut tersangkut manajemen keuangan, tidak perduli besar atau kecilnya penghasilan, jika tidak dapat mengurus keuangan, semua akan hadapi akhir yang serupa, yakni keuangan yang amburadul. Tidak perduli, walau penghasilan bulanan capai miliaran, jika tidak pintar mengelola keuangan harus, uang akan habis juga. Apa lagi, di jaman yang serba gampang seperti saat ini, beberapa orang condong YOLO (You Only Live Once) atau FOMO (Fear of Missing Out), dan beralih menjadi manusia yang konsumtif cuman untuk penuhi ego dan kemauannya. Jadi sesungguhnya, hal yang terpenting ialah bagaimana tiap bulannya, tabungan kita dapat memperoleh surplus.

Bagaimana tiap bulannya, kita dapat selalu punyai uang lebih buat diinvestaikan, hingga kita dapat sampai di titik di mana kita tak perlu kembali bekerja untuk menjaga keperluan setiap hari. Lantas, bagaimana triknya untuk mengelola keuangan? Robby Christy, CFP®, perencana keuangan Keuanganku menjelaskan jika hal paling fundamental yang penting dipahami dengan mengenali apa keperluan landasan tiap bulannya, dan mengenali apa yang terhitung ke dalam kemauan. Dari sana, kita mulai bisa memisah, yang mana harus selekasnya disanggupi, dan yang mana dapat diundur pemenuhannya. Dengan ini, disebutkan jika kamu bisa juga memahami benar jika harus ada yang dirubah dari pola hidup kamu. Robby merekomendasikan untuk mengaplikasikan pola hidup less is more supaya di jaman yang serba konsumtif ini, kamu tidak terikut arus jelek.

Saat sebelum mengelola keuangan, ada satu perihal yang penting kamu kerjakan, yakni financial cek up, atau pengujian keadaan keuangan sekarang ini. Financial cek up ini seperti dokter yang mengecek semua kondisi pasien saat sebelum lakukan analisis. Financial cek up, menolong kamu memperoleh info secara mendalam mengenai kondisi keuangan kamu, tersangkut apa yang kurang dan apa yang lebih, apa sebagai persoalan khusus dari keuanganmu sejauh ini. Dengan demikian, kamu mulai bisa mengelola keuangan sesuai persoalan keuanganmu.

sumber: money.kompas.com