Pendaftaran Hampir Ditutup, Berikut Tips Memilih Formasi CPNS yang Berpeluang Tinggi

TIPS MEMILIH FORMASI CPNS BERPELUANG TINGGI

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK telah dibuka pada 30 Juni 2021. Sementara itu, pengumuman formasi CPNS dan PPPK 2021 dapat diakses melalui situs resmi SSCASN dan portal resmi masing-masing intansi.

Berikut merupakan tips memilih formasi CPNS yang berpeluang tinggi untuk diterima:

  1. Cari Informasi Terkait Instansi
    Sebelum mendaftar, pastikan anda sudah paham betul tentang instansi yang ingin anda lamar. Anda dapat mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya untuk dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan mengapa anda harus memilih atau tidak  instansi tersebut.
  2. Uji Kemampuan
    Anda dapat mengasah kemampuan dengan cara belajar yang rajin dan berlatih mengerjakan soal-soal tes CPNS yang banyak beredar di internet maupun buku.  Ikuti tryout untuk mengukur sebarapa dalam anda memahami materi yang telah anda pelajari. Lakukan evaluasi dari hasil tryout yang anda ikuti untuk meningkatkan kualitas anda.
  3. Cocokkan Skor Hasil dengan Peluang Instansi
    Masing-masing intansi memiliki nilai ambang batas (passing grade) yang berbeda setiap tahun. Sebelum mendaftar, pastikan anda memperhatikan skor ujian mandiri dengan ambang batas nlai tersebut. Jika anda merasa mampu melewati ambang batas nilai tersebut, pilihlah informasi tersebut. Sebaliknya, jika anda tidak mampu memenuhinya, sebaiknya pilih formasi lain.
  4. Pilihlah Formasi yang Berpeluang Besar
    Anda dapat memilih formasi yang masih jarang dipilih oleh pelamar. Umumnya, formasi di pusat lebih banyak pendaftarnya daripada daerah. Selain itu, tipe soal formasi daerah lebih mudah jika dibandingkan dengan formasi pusat.
  5. Jangan Terburu-Buru Mengakhiri Pendaftaran
    Untuk tahun ini, BKN tidak mencantumkan jumlah pelamar di instansi, sehingga pelamar tidak dapat mengetahui jumlah pesaing untuk mengurangi kecurangan (blind competition). Namun BKN melalui situs resminya, selalu melakukan update data terkait instansi teramai dan tersepi pelamar dalam CPNS 2021. Selain itu, beberapa instansi juga melakukan update terkait formasi-formasi yang masih belum ada peminat melalui BKD masing-masing daerah. Jangan terburu-buru mengakhiri pendaftaran, sehingga Anda dapat menganalisa peluang Anda dengan tetap menyesuaikan kualifikasi pendidikan Anda. Namun yang perlu anda ingat, anda harus mempertimbangkan waktu dan koneksi internet saat mengunggah dokumen. Anda dapat mengunggah seluruh dokumen sebelum terburu-buru melakukan submit. Artinya, anda dapat mengubah formasi sebelum seluruh dokumen dikirimkan.
  6. Pilihlah Instansi dengan IPK Tinggi.
    Contohnya jika IPK kamu adalah 3,5. Untuk mendaftar di Instansi A, IPK minimal adalah 3,0 sedangkan di Instansi B IPK minimal adalah 3,25. Maka anda dapat memilih instansi B yang mensyaratkan IPK 3,25. Anda dapat memilih formasi sesuai dengan latar belakang pendidikan anda. Tujuannya untuk mengurangi pesaing pada formasi tersebut. Pendaftar yang memiliki IPK dibawah 3,25 tentunya akan memilih instansi A dibanding instansi B karena nilai mereka tidak memenuhi standar minimal IPK yang telah ditetapkan
  7. Sesuaikan dengan Minat dan Bakat Anda.
    ASN akan bekerja sesuai masa pensiun tiba. Dari awal mengabdi hingga pensiun, ASN akan ditempatkan sesuai formasi dengan pilihannya. Maka dari itu, anda perlu mempertimbangkan minat dan bakat apakah anda sesuai atau tidak dengan formasi yang akan anda pilih. Karena tentunya hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja anda sebagai ASN.