Black Box ditemukan Di Lokasi Jatuhnya Pesawat Militer Filipina


Pesawat terbang C-130 dilaporkan jatuh di Pulau Jolo setelah kehilangan landasan pacu, yang menewaskan 52 orang.

Pihak berwenang Filipina telah menemukan black box dari pesawat Angkatan Udara yang jatuh pada akhir pekan, menewaskan lebih dari 50 orang, komandan militer Cirilito Sobejana mengatakan kepada kantor berita Reuters, Selasa 6 Juli 2021

Sobejana mengatakan melalui telepon bahwa pilot yang bertanggung jawab memiliki pengalaman beberapa tahun menerbangkan C-130,  merupakan salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan di Jolo.

Panglima militer mengatakan sebuah kotak hitam/ black box ditemukan pada hari Senin, dan seharusnya memungkinkan penyelidik untuk mendengarkan percakapan pilot dan awak kabin sebelum pesawat jatuh.

“Saya berbicara dengan para penyintas dan mereka mengatakan pesawat itu memantul dua hingga tiga kali dan zig-zag. Pilot berusaha memulihkan tenaganya karena ingin menaikkan pesawat, tetapi sudah terlambat. Sayap kanan menabrak pohon.”

Sobejana mengatakan tidak ada yang melompat keluar dari pesawat sebelum jatuh. Ada laporan sebelumnya dari saksi mata bahwa beberapa penumpang mencoba melompat ke tempat yang aman sebelum pesawat menyentuh tanah.

Dia mengatakan bahwa bagian depan pesawat terbelah dan beberapa tentara memanfaatkan celah itu untuk melarikan diri. Tetapi mereka yang pingsan tidak bisa keluar dan pesawat terbakar.

Sebuah pesawat angkut Lockheed C-130 sedang membawa tentara menuju operasi kontra-pemberontakan di Filipina selatan ketika jatuh dengan 96 orang di dalamnya.

Kementerian Pertahanan mengatakan jumlah korban tewas meningkat pada Senin menjadi 52, termasuk tiga warga sipil di darat, setelah dua dari 49 tentara yang terluka dalam kecelakaan itu meninggal karena luka-luka mereka.

Juru bicara militer, Edgard Arevalo mengatakan pesawat itu “dalam kondisi sangat baik” dan memiliki 11.000 jam terbang tersisa sebelum pemeliharaan berikutnya dijadwalkan.

Sumber: Reuters